Minggu, 25 Februari 2018

Aliran rasa bunda sayang : aku yang dulu dan kini

 10 hari tantangan sesi keluarga multimedia sudah lewat, terasa sekali bagaimana teknologi sangat memudahkan kita diberbagai aspek kehidupan, pun bagi saya seorang ibu, istri dan juga wanita yang ingin senantiasa belajar lebih baik dari hari ke hari.

Kembali kepada bagaimana sejatinya teknologi bagi hidup kita, semakin kita bijak menggunakannya, semakin banyak manfaatnya, tetapi jika tak bijak kadang kemudahan itu bisa melenakan juga. Beberapa aplikasi yang saya gunakan, cukup membantu saya mendampingi cara belajar anak-anak, seperti duolinggo, worksheet, g-compris, dan readingeggs. Sedangkan untuk membantu menejemen keluarga, saya menggunakan beberapa aplikasi, pun untuk meningkatkan kualitas diri.

Tentang meningkatkan kualitas diri, Setahun perkuliahan bunda sayang, saya ditempa untuk lebih percaya diri, memberikan usaha terbaik dan  konsisten di setiap tantangan, mengaplikasikan ilmu sedikit demi sedikit, berusaha lebih baik dari hari ke hari. Saya merasakan perubahan, begitu juga keluarga. Sungguh hal yang membahagiakan saat saya berdialog dengan anak-anak dan suami, tentang saya yang dulu dan sekarang, mereka menilai saya berubah lebih baik. Aah..meski deg-degan menunggu pengumuman kelulusan, sejatinya bukan itu yang menjadi tujuan utama kuliah bunda sayang buat saya, tetapi bagaimana setiap tantangan menjadikan saya lebih baik dari hari ke hari, keluarga lah yang utama, sebagai penentu berhasil tidaknya menuntut ilmu.

Terimakasih saya untuk para fasilitator yang setia memandu, mendampingi bahkan tak jarang menjadi teman curhat saat saya bingung dan galau juga hilang semangat saat mengerjakan tantangan, kepada teman-teman sekelas yang kebersamaannya dalam grup WhatsApp sangat hangat dan saling mendukung, sungguh saya akan merindukan kebersamaan ini lagi, terutama terimakasih kepada seluruh tim perkuliahan bunda sayang Ibu Profesional yang tanpa mereka saya tak akan mendapat ilmu yang subhanallah sangat berguna ini. Semoga dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah SWT. Aamiin

#aliranrasa
#bundasayang
#IIP

Sabtu, 17 Februari 2018

Mempersiapkan Azzam masuk SD

Akhir Januari lalu, pengumuman penerimaan siswa baru di sekolah tempat Azzam mendaftar. Hasilnya cukup membuat kami deg-degan, pengumuman tersebut menyatakan Azzam dan kami (sebagai orangtuanya) diharuskan menghadap kepala sekolah. Akhirnya kami memenuhi undangan tersebut, saat menghadap kepala sekolah kami diberitahu tentang hasil observasi psikolog dan tim penerimaan siswa baru atas Azzam.

Hasil observasi menyatakan Azzam punya tipe belajar auditori kinestetik, artinya Azzam punya kelebihan di pendengaran yang tajam dan menyukai cara belajar yang bersifat aktif, namun di sisi  lain punya kekurangan di visual dan ketelitian, juga fokus perhatian. Ini memang ciri anak auditori, gaya belajar ini memang sudah saya perhatikan sejak level 3 di kuliah bunda sayang. Kelebihan dan kekurangan Azzam menjadi pertimbangan pihak sekolah tetap menerima Azzam sebagai calon siswanya, akan tetapi dengan catatan harus bisa menyeimbangkan sisi auditori dan visualnya, serta fokus dan ketelitiannya. Untuk itu kami sebagai orang tua di berikan waktu tiga bulan kedepan untuk mengejar kekurangan tersebut untuk selanjutnya diobservasi ulang.

Dengan adanya hasil observasi ini, saya mencoba membuat waktu-waktu belajar yang tidak terikat, mengenalkan azzam pada puzzle yang dia lewatkan, permainan yang mengasah ketelitian dan belajar menulis serta membaca dengan cara yang menyenangkan. Saya terbantu dengan beberapa aplikasi android yang bisa diinstall di smartphone seperti marbel belajar membaca dan berhitung, namun untuk melatih psikomotorik nya atau motorik halusnya, saya menyediakan kertas kertas lembar kerja yang saya unduh dan cetak sendiri. Saya biasanya mengunduh dan mencetak sesuai tema mingguan yang sedang saya kenalkan. Lembar -lembar kerja ini saya dapatkan di http://www.worksheetfun.com/kindergarten-worksheets/.

Ternyata lembar kerja ini cukup menyibukkan bagi Azzam, saya hanya menyesuaikan daya konsentrasi anak seusianya yaitu 1x6 menit per worksheet. InsyaAllah akan saya teruskan pola ini untuk belajar memfokuskan Azzam pada sisi visual nya.

#day10
#level12
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia

Rabu, 14 Februari 2018

Menjaga kebugaran di rumah lewat aplikasi Home workout

Para Bunda, kesehatan dan kebugaran sangat penting bagi para ibu, karena mereka adalah jantung di keluarganya, ketika kesehatan ibu menurun atau sakit, maka keluarga akan kehilangan ruhnya, suasana rumah jadi suram, keceriaan keluarga juga hilang. Jadi tak hanya menjaga asupan nutrisi bagi dirinya dan keluarga tapi juga menjaga kesehatan dengan berolahraga.

Diantara waktu sempitnya ibu, ternyata berolahraga ringan masih bisa diusahakan lho, tak memakan waktu lama dan pelatih khusus, cukup luangkan waktu lima sampai sepuluh menit sehari untuk berolahraga.

Saya sendiri sedang berusaha konsisten berolahraga, demi menjaga kebugaran. Kini berolahraga di rumah menjadi pilihan tepat, saya menggunakan aplikasi 'Home Workout'  sebagai pemandu olahraga setiap hari, saya tinggal memilih program mana yang ingin saya ikuti, kemudian aplikasi akan bertindak sebagai personal trainer dengan arahan gerakan dan step juga hitungan per gerakan.

Hasilnya sudah saya rasakan, meski belum teratur, tetapi saya menjadi lebih bugarenghadapi hari-hari yang sibuk mengurus rumah tangga, anak-anak dan kegiatan lain.
Nah sekarang, Home Workout menambah fitur panduan diet sehat di aplikasinya, ini jadi nilai plus setelah edisi sebelumnya hanya berfitur workout untuk otot dan bagian-bagian tubuh tertentu. Nah..selain sehat dan bugar, tak dapat dipungkiri jika otot mengencang dan timbangan berkurang jadi bonus besar bukan, langsung itu cita-cita semua ibu deh kayaknya hehe..


#day9
#level12
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia

Selasa, 13 Februari 2018

Belanja di shopee, hemat waktu dan biaya

Hmm..Belanja, rata-rata para ibu suka belanja itu udah pasti, ibu-ibu rela berpanas-panasan ria, berpeluh peluh, atau pegel-pegel ngiterin pasar atau mall demi harga miring yang bedanya kadang cuma beberapa ribu saja, atau syukur-syukur ada diskonan 'nyungsep' hehe..

Tapi jaman berubah, dunia belanja pun bergeser ke pasar dunia Maya, jika awalnya cuma ke toko-toko online tertentu, kini lebih besar lagi, pasar online menyediakan marketplace yang menyediakan berbagai fasilitas dan kemudahan tak hanya bagi konsumen, tetapi juga para pelaku usaha. Sebutlah salah satunya shopee. Aplikasi ini saya gunakan 2 tahun lalu karena saat itu sedang hamil dan malas sekali harus keluar masuk toko atau pasar untuk mencari kebutuhan bayi dan persalinan. Jadilah saya mengunduh aplikasi ini karena ternyata shopee menawarkan gratis ongkir untuk jumlah pembelanjaan rendah, dan barang yang ditawarkan pun sangat variatif.

Pengalaman berbelanja melalui shopee memang benar-benar cara belanja yang menyenangkan, memudahkan dan meringankan. Kita hanya tinggal mencari barang yang kita butuhkan, lalu membandingkan harga, kualitas dan pelayanan toko demi toko, membaca review pembeli sampai berinteraksi langsung dengan penjual. Prinsip kehati-hatian menjadi utama dengan menyeleksi dan chat langsung dengan penjual.

Kini saya sudah tak perlu keluar rumah untuk berbelanja, yang paling utama berbelanja secara online menghemat waktu dan kita bisa memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan. Bijak membuat post belanja.

Selain bisa berbelanja melalui www.shopee.com kita juga bisa mengunduh aplikasi gratis di android melalui playstore. Oh iya..hati-hati ya..terkadang belanja di marketplace tak jauh beda dengan belanja di dunia nyata, kita bisa asik memilah Milah toko dan barang hingga menyita waktu, jadi baiknya memang membuat list belanja sesuai prioritas dan membatasi dana yang kita sediakan.

#day8
#level12
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia

Sabtu, 10 Februari 2018

WPS aplikasi dokumen office yang simpel

Bercerita sedikit awal saya kenal dengan WPS sebagai aplikasi bawaan handset. Dulu aplikasi ini dibiarkan nganggur, sesekali dibuka sebagai alat membuka file - file download dalam bentuk pdf. Lama kelamaan penasaran, apakah aplikasi ini cukup nyaman digunakan untuk membuat dokumen dan lain-lain?, Mulailah saya sering ngoprek aplikasi ini.

Alasan pertama karena cukup simpel, tak harus menyalakan PC atau membuka laptop untuk membuat dokumen, kebetulan. Saat itu juga sedang tidak punya keduanya. Alasan berikutnya adalah ternyata memang bisa digunakan buat saya yang tak banyak menghabiskan waktu didepan layar, begitu ada ide, langsung tulis, simpan..belakangan baru edit sana sini. Dan bisa digunakan kapan pun.

Akhirnya saya semakin akrab dengan WPS terutama sejak saya mengikuti perkuliahan online di kelas Bunda sayang institut ibu profesional (IIP), dimana tulisan sebagai salah satu media cara pengumpulan tugas.

Namun sayangnya kini WPS sering menampilkan iklan yang buat saya menganggu saat akan membuka dokumen atau membuat dokumen baru.

Demikian review tentang WPS yang membantu saya mengembangkan kemampuan diri.

#day7
#level12
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia

Jumat, 09 Februari 2018

Cookpad aplikasi andalan memasak para ibu

Cookpad sudah dikenal lama sebagai situs penyimpan resep - resep masakan berdasarkan pengalaman para membernya, kita bebas mengakses info tentang resep, cara memasak melalui step by step dan bahkan menyimpan resep andalan yang kita punya.

Bagi ibu-ibu yang tidak terlalu pandai memasak, aplikasi ini sangat membantu, selain karena terdapat step by stepnya, kita bisa memilih resep berdasarkan rate bintang dan jumlah member lain yang me- recook resep tersebut.

Berikut adalah link-nya.


#day6
#level12
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia

Kamis, 08 Februari 2018

Belajar bahasa Inggris dengan reading eggs

Awal perkenalan saya dengan reading eggs adalah saat saya mengikuti sebuah halaman Facebook yang bertema homeschooling, tepatnya Rumah Inspirasi, ternyata benar-benar membuat saya terinspirasi karena beberapa aplikasi dan gaya belajar coba saya terapkan ke anak saya.

Saat itu saya browsing tentang review pengguna reading eggs, Samapi di suatu blog yang mereview bahwa situs ini cukup membantu beliau mengajarkan bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan untuk anak2. Akhirnya saya putuskan mencoba kelas trial selama 2 minggu, dengan saya bertindak sebagai guru. Saya mencoba fokus pada anak no 2 sehubungan dengan persiapannya menjelang masuk SD. Seminggu trial ternyata dia merasa ketagihan karena belajar bahasa Inggris baginya menyenangkan, ada game - game yang memotivasinya mengumpulkan medali ditiap levelnya. Oh iya, sebelum kita menentukan level berapa yang cocok, terlebih dahulu anak anak akan diajak menjawab soal-soal untuk penempatan kelas. Saat itu menjelang liburan, karena liburan kami berarti mudik, jadwal kelas readingeggs pun kacau, karena kami sedang dalam perjalanan.

Setelah beberapa waktu kehilangan kesempatan belajar reading eggs, akhirnya saya mendaftarkan kembali ketiga anak saya di kelas free trial. Kabar gembiranya free trial kali ini sampai 28 hari alias 3 Minggu, waktu yang lumayan untuk bisa mengukur sekaligus belajar bahasa Inggris bagi anak-anak. Kendala saya saat ini hanya koneksi internet yang belum stabil, masih memakai kuota data seluler. InsyaAllah kedepannya karena dirasa butuh, pengajuan sarana internet patut dipertimbangkan.

Oh iya, untuk mencoba kelas trial nya, silahkan mendaftar di reading eggs , sedangkan untuk  kelas berbayar atau berlangganan dengan bayaran per tahun bisa di dapat melalui rumah inspirasi, jika ingin berlangganan silahkan Hubungi Rumah Inspirasi di fans page Facebook.

#day5
#level12
#tantangan10hari
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia